Memperdayakan Ekonomi di Era New Normal

Ekonomi di Era New normal
Dunia, termasuk Indonesia, sedang bersiap menghadapi dan beradaptasi di era new normalWorld Health Organization (WHO) menyatakan virus corona dapat menjadi endemik seperti HIV. Virus ini diprediksi tidak akan pernah hilang meskipun antivirus ditemukan sekalipun. Adaptasi harus tetap memprioritaskan protokol kesehatan menjadi kenormalan kehidupan yang baru.

Semua pihak tidak ada yang menyangkal bahwa era new normal adalah keniscayaan. Hanya perdebatan terjadi terkait periode dimulainya. WHO dan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional sudah memberikan rambu-rambunya. Pemerintah pusat dan daerah penting konsekuen mengikuti persyaratan tersebut. Bentuk kesiapan dan persiapan semua pihak sudah mesti harus dilakukan.

Sektor yang paling terdampak Covid-19 adalah ekonomi mulai mikro hingga makro. Sedangkan strategi fundamental guna mendorong perubahan perilaku masyarakat ke tatanan baru di era new normal yang layak dipertimbangkan adalah motivasi spiritual. Kecerdasan ekonomi dan spiritual dengan demikian dibutuhkan aktualisasinya sebagai bentuk kesiapan fundamental setiap individu menghadapi survivalisme kehidupan era new normal nanti.


Pasar di daerah Kotanopan pada saat ini sudah memulai aktivitas seperti biasa tapi tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker. Untuk harga sembako dan lainnya masih di bilang normal. 
Untuk ekonomi di daerah kotanopan masih seperti biasa, seperti getah masih bertahan dengan harga sekitaran Rp. 7000-an.

#kkldriainpadangsidimpuan

Komentar